Muhammad Abdullah Azzam
19 Desember 2020•Update: 21 Desember 2020
Ali Murat Alhas
ANKARA
Presiden Turki pada Jumat mengatakan bahwa pemerintahannya sedang membangun "Turki baru" dengan proyek infrastruktur di berbagai bidang selama 18 tahun terakhir.
Berbicara pada pembukaan alun-alun kota di distrik Kagithane di Istanbul melalui konferensi video, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahnya telah berjanji untuk menghiasi kota-kota Turki dengan proyek-proyek berdasarkan karakter perkotaan masing-masing.
Mengumumkan bahwa pembangunan rumah sakit dengan kapasitas 620 tempat tidur akan segera selesai di distrik Seyrantepe di Istanbul, dia mengatakan "taman rekreasi" baru juga akan dibuka untuk umum.
"Kami menawarkan layanan kepada setiap segmen masyarakat dengan dukungan proyek yang dirancang khusus untuk anak-anak, pemuda, orang tua, penyandang disabilitas, dan wanita, kata Erdogan.
"Kami membangun Turki yang besar di atas infrastruktur yang kuat yang telah kami bangun selama 18 tahun terakhir di setiap bidang mulai dari pendidikan dan perawatan kesehatan hingga transportasi, energi, industri, dan olahraga," sebut Erdogan.
Presiden Erdogan juga menggarisbawahi bahwa pemerintah Turki bertekad untuk terus mencapai tujuannya meski ada krisis kesehatan secara global dan dampaknya terhadap ekonomi.
"Kami akan meyakinkan setiap warga kami tentang pentingnya target 2023 kami sehingga kami dapat mewujudkan target 2053 Turki," tutur dia.
Dalam pernyataan sebelumnya setelah Salat Jumat, Erdogan meminta orang-orang untuk tetap waspada terhadap wabah virus korona dan mematuhi langkah-langkah antisipasi.
"Kita harus sangat berhati-hati tentang kebersihan dan jarak sosial," kata dia, seraya menambahkan masyarakat harus tetap memakai masker untuk mengekang penyebaran wabah Covid-19.
Turki sejauh ini melaporkan 17.364 kematian akibat virus sedangkan kasus positif di negara itu mencapai lebih dari 1,95 juta. Lebih dari 1,72 juta pasien sudah sembuh dari penyakit itu.