Ömer Tuğrul Çam
07 Juni 2022•Update: 08 Juni 2022
BRUSSELS
Anggota senior NATO Turki telah menyampaikan perubahan nama resminya dari "Turkey" menjadi "Türkiye."
Misi Permanen Turki untuk NATO minggu lalu mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg untuk menggunakan nama Türkiye sebagai pengganti versi asing dari nama negara tersebut.
Dalam sebuah surat yang diberikan kepada Sekjen PBB, Türki pekan lalu juga meminta agar PBB mulai menggunakan nama Türkiye, dan kini perubahan itu sudah diakui di tingkat internasional.
Institusi Uni Eropa juga diberitahu tentang nama standar baru itu.
Turki adalah anggota lama NATO setelah bergabung pada tahun 1952. Februari ini, Turki telah memperingati 70 tahun keanggotaannya di NATO.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat nama merek Türkiye di panggung internasional dan juga lebih akurat mencerminkan warisannya, menurut para pejabat.