Maria Elisa Hospita
18 Maret 2019•Update: 19 Maret 2019
Andrew Wasike
NAIROBI, Kenya
Badai tropis Idai yang menghantam negara-negara Afrika Selatan telah menewaskan lebih dari 150 orang di Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi.
"Badai telah menyebabkan 90 persen kerusakan di Kota Beira, Mozambik," kata Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) di Kenya lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin.
Badai tropis menerjang Mozambik pada Kamis malam, sebelum berhembus ke Zimbabwe.
Korban jiwa terbanyak berasal dari Malawi dan Zimbabwe, di mana lebih dari 100 orang hilang.
“Kondisinya mengerikan dengan skala kehancuran yang sangat besar. Tampaknya 90 persen dari wilayah tersebut benar-benar hancur, jalan-jalan pun rusak," ungkap IFRC.
Menurut kantor IFRC Nairobi, jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah, karena curah hujan yang tinggi selama beberapa hari ke depan.
IFRC telah menggelontorkan dana sebesar USD340 ribu dari dana darurat bencananya untuk menyalurkan bantuan ke sekitar 7.500 warga yang terkena dampak.