Hayati Nupus
08 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Polisi Afrika Selatan menemukan gudang senjata dalam operasi di Johannesburg yang menargetkan pedagang barang palsu pada Rabu.
Senjata itu diperoleh di kantor yang berada di gedung Menara Medis dalam operasi yang melibatkan beberapa agen keamanan.
Komisaris Polisi Gauteng Elias Mawela mengatakan kepada wartawan bahwa pemilik mengklaim senjata api yang ditemukan itu milik perusahaan keamanan.
"Semua senjata api ini akan dibawa ke laboratorium forensik sehingga dapat dilakukan tes balistik untuk memeriksa apakah senjata-senjata ini terkait kejahatan," kata Mawela.
Sejumlah orang di Afrika Selatan memiliki senjata api tanpa izin yang diyakini digunakan untuk melakukan kejahatan. Senjata api yang ditemukan pada Rabu itu termasuk senapan serbu dan AK-47.
Setiap hari, sekitar 57 orang terbunuh di Afrika Selatan pada tahun lalu, menurut statistik kejahatan polisi.
Polisi juga menyita sejumlah barang palsu dalam operasi itu, yang terjadi hampir sepekan setelah para pedagang bentrok dengan polisi di Johannesburg.
Beberapa lembaga penegak hukum bekerja sama dengan polisi dan merazia toko-toko yang diduga terkait produk palsu.
Pekan lalu, pedagang kaki lima dan penjaga toko melemparkan batu dan botol ke petugas polisi, ketika mereka menyita barang-barang palsu dari toko di pusat kota.
Beberapa lembaga penegak hukum di Afrika Selatan kerap melakukan operasi di kota besar untuk menyita produk palsu, seperti kaos, sepatu, dan produk tekstil lain yang diproduksi ilegal dengan menggunakan merek terkenal terkenal namun dijual murah.