Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Komisaris Uni Eropa untuk Migrasi, Urusan Dalam Negeri dan Kewarganegaraan Dimitris Avramopoulos mengatakan bahwa menampung lebih dari 3,6 juta pengungsi merupakan tantangan besar bagi Turki.
Berbicara pada Konferensi Duta Besar ke-11 di Ankara, Avramopoulos memuji Turki karena telah memenuhi tugas kemanusiaan.
"Saya ingin memuji Turki karena menampung lebih dari 3,6 juta pengungsi. Saya tahu ini adalah tantangan besar bagi negara Anda," ujar dia.
Avramopoulos meyakinkan bahwa Uni Eropa akan terus mendukung Turki untuk mengelola tantangan itu.
"Turki, sebagai negara calon anggota Uni Eropa, adalah mitra yang sangat diperlukan dan akan selalu menjadi tetangga strategis yang penting bagi Uni Eropa," ungkap dia.
Avramopoulos mengatakan bahwa Uni Eropa dan Turki terikat oleh geografi yang tak terhindarkan, yang semakin kuat jika mengatasi kepentingan bersama.
"Kerja sama yang erat diperlukan, karena saya tahu bahwa Turki akan terus menghadapi tantangan migrasi yang berat," tutur politisi Yunani itu.
Mengenai terorisme, dia mengatakan bahwa ancaman tidak pernah berhenti di perbatasan nasional mana pun.
"Turki dan warganya juga telah dihantam beberapa kali, hanya dalam beberapa tahun," kata Avramopoulos.
Berbicara tentang hubungan Turki-Yunani, dia mengatakan pihaknya selalu berusaha untuk menciptakan kondisi saling pengertian dan percaya antara Yunani dan Turki.
Avramopoulos menyatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani yang baru terpilih, Kyriakos Mitsotakis, adalah politisi yang kuat.
"Mereka memiliki kekuatan untuk mengambil keputusan berani dan mencapai terobosan untuk memimpin negara kita ke era baru persahabatan, hubungan bertetangga yang baik dan berbagi visi bersama untuk negara besar kita," tambah dia.