Muhammad Abdullah Azzam
21 Juni 2019•Update: 21 Juni 2019
Serdar Bitmez, Çağrı Koşak, Hamdi Yıldız
QATAR
Menteri Luar Negeri Qatar Mohammad bin Abdurrahman Al Thani mengatakan negara-negara Teluk dan Iran harus menghindari ketegangan politik serta menyelesaikan krisis melalui dialog yang konstruktif.
Pada konferensi pers bersama sejawatnya dari Rumania saat mengunjungi negara tersebut, Menteri Luar Negeri Qatar Al Thani membuat pernyataan yang mengutuk penyerangan kapal-kapal di Teluk, lapor kantor berita resmi Qatar, QNA.
Al Thani mengungkapkan penyerangan kapal di Teluk tidak hanya menyangkut keamanan kawasan atau keamanan energi, namun juga keamanan dunia.
Menlu Al Thani mengatakan bahwa sikap Qatar terhadap krisis tetap sama sejak awal.
"Iran adalah wilayah tetangga dari kawasan Teluk. Meski ada perselisihan politik antara negara-negara Teluk dan Iran, perselisihan ini harus ditangani secara konstruktif dan diakhiri dengan dialog serta negosiasi," tutur dia.
Menteri Qatar itu juga meminta komunitas internasional untuk menyelesaikan ketegangan yang meningkat dan perselisihan antara Iran dan Amerika Serikat.
Pemerintahan Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran pada November setelah presiden menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015 antara Teheran, Washington dan lima negara lainnya.
Trump juga mengakhiri keringanan sanksi bagi negara-negara yang membeli minyak kepada Iran.
Menurut situs web Angkatan Laut AS, USS Abraham Lincoln Carrier Strike Group telah dikerahkan di Pangkalan Angkatan Laut Norfolk pada 1 April.