Yusuf Hatip
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Yusuf Hatip
STRASBOURG
Kepala Kebijakan Uni Eropa Federica Mogherini pada Selasa mendesak rezim Bashar al-Assad untuk menghentikan serangan ke Ghouta Timur, Suriah, secara total.
Dalam pertemuan Majelis Umum Parlemen Eropa, Mogherini menegaskan bahwa usulan Rusia soal "jeda kemanusiaan" selama lima jam sehari untuk distribusi pasokan kemanusiaan dan evakuasi penduduk sipil penting sebagai langkah awal, namun hal itu tidak cukup.
"Rezim Assad meledakkan permukiman dan fasilitas medis di Ghouta Timur, bahkan warga yang berhasil melarikan diri juga ditembaki," kata dia.
"Proses Perdamaian Jenewa menawarkan solusi politik yang adil dan berkelanjutan untuk Suriah. Sebuah konferensi di Brussel untuk membahas masa depan Suriah akan digelar akhir bulan April," tambah Mogherini.
Ghouta Timur, pinggiran kota Damaskus, yang merupakan rumah bagi sekitar 400.000 jiwa, telah dikepung selama lima tahun terakhir sehingga akses kemanusiaan ke daerah tersebut benar-benar terputus.
Dalam delapan bulan terakhir, rezim Assad meningkatkan pengepungan mereka, sehingga hampir tidak mungkin makanan atau obat-obatan masuk ke distrik tersebut.
Pada 24 Februari, Dewan Keamanan PBB mengadopsi sebuah resolusi gencatan senjata selama 30 hari di Suriah tanpa penundaan.