Muhammad Nazarudin Latief
29 Juni 2018•Update: 30 Juni 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Pemerintah membentuk BUMN Fund, sebuah perusahaan pembiayaan (private investment firm) yang akan menangani proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, fungsi perusahaan ini adalah menjembatani kebutuhan pendanaan proyek infrastruktur dengan para investor potensial baik dari BUMN maupun swasta.
Skema ini diharapkan akan menjadi solusi bagi pendanaan infrastruktur yang lebih terorganisir, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan dana milik BUMN baik dengan berinvestasi pada proyek maupun portofolio.
“Untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur ini tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah dan BUMN semata, namun juga diperlukan partisipasi swasta serta investor lainnya,” ujar Menteri Rini dalam siarannya, Jumat.
Perusahaan pembiayaan ini diresmikan dengan nama PT Bandha Investasi Indonesia yang merupakan penggabungan beberapa anak usaha dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dan PT Danareksa (Persero).
Mereka ini juga yang akan mengelola perusahaan bersama dengan calon pemegang saham seperti Asuransi Jasindo, ASABRI, Jasa Raharja, Taspen, Askrindo dan Jamkrindo.
“Kami bangga mendukung pembentukan BUMN Fund ini. Sebab, pembangunan infrastruktur harus terus digenjot demi membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar dia.
Menurut Menteri Rini, salah satu tujuan dari upaya pemerintah membangun infrastruktur yakni guna mengurangi biaya logistik serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pemerintah akan meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi 96,6 persen hingga 2019 dengan membangun pembangkit sehingga kapasitas listrik nasional bisa mencapai 71.000 megawatt (MW).
Pada akhir tahun lalu, Pemerintah telah berhasil meningkatkan kapasitas listrik melampaui 54.000 MW. Pemerintah juga akan mengembangkan 5 pelabuhan utama, memperbesar 10 bandara serta membangun jalan tol sepanjang 1.800 kilometer (km).
“BUMN Fund ini akan mempercepat pembangunan nasional sehingga perekonomian akan makin kuat,” ujar dia.