Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah hingga Agustus telah mengumpulkan penerimaan dan pendapatan negara sebesar Rp1.152,83 triliun atau mencapai 60,84 persen dari target penerimaan negara dan hibah dalam APBN 2018 yang berjumlah Rp1.894,7 triliun.
Menteri Keuangan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, mengatakan penerimaan tersebut berasal dari perpajakan sebesar Rp907,54 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp240,29 triliun, dan hibah Rp4,99 triliun.
“Penerimaan pajak dan PNBP menunjukkan pola pertumbuhan secara year on year,” ungkap Menteri Sri.
Perpajakan, menurut dia, tumbuh 16,54 persen year on year. Berdasarkan komponen penerimaan perpajakan, sebanyak Rp108 08 triliun berasal dari penerimaan bea dan cukai atau mencapai 55,68 persen dari target yang ditetapkan APBN.
Sementara yang berasal dari pajak saja berjumlah Rp799,46 triliun atau 56,14 persen dari target APBN.
“Pertumbuhan realisasi penerimaan tersebut didukung oleh kinerja positif dari penerimaan PPh nonmigas, PPh migas, PPN, PPnBM, serta bea masuk dan bea keluar,” urai Menteri Sri.
Sementara penerimaan yang berasal dari PNBP sudah mencapai 87,24 persen dari target dalam APBN 2018 dengan jumlah Rp275,43 triliun.
Penerimaan PNBP tumbuh 24,3 persen year on year. Menurut dia, peningkatan tersebut berasal dari meningkatnya penerimaan sumber daya alam karena tren kenaikan harga komoditas minyak bumi dan batu bara sepanjang Januari hingga Agustus masih berlanjut.
PNBP sektor migas berdasarkan data dari kementerian keuangan mencapai Rp83,81 triliun atau 104,3% dari target APBN.
Penerimaan tersebut berasal dari tingginya realisasi harga Indonesia Crude Price (ICP) periode Januari-Agustus sebesar USD67,42 per barel lebih tinggi dari harga ICP periode sama tahun lalu sebesar USD48,71 per barel.
Sementara penerimaan PNBP nonmigas mencapai Rp23,62 triliun atau 101,24 persen dari target APBN yang berasal dari kenaikan rata-rata harga batu bara acuan periode Januari-Agustus yang mencapai USD98,93 per ton lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yang sebesar USD82,02 per ton.