Erric Permana
11 Desember 2017•Update: 11 Desember 2017
Erric Permana
JAKARTA
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan hubungan TNI dan Polri akan berlangsung baik pada masa kepemimpinannya.
Ini disampaikan Hadi saat menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian beserta beserta pejabat utama Mabes Polri di Mabes TNI untuk mengucapkan selamat kepada Panglima TNI yang baru.
"Semuanya akan dingin, adem, terayomi, akan teduh, biar rakyat semua tenang. Saya punya komitmen dengan kapolri, ke mana-mana berdua, di mana saja. Mudah mudahan tidak terjadi ada wilayah panas dingin," ujar Hadi Tjahjanto kepada wartawan di Mabes Polri.
Hadi Tjahjanto berharap pertemuan dan koordinasi yang dilakukan Kapolri Tito Karnavian bisa dilakukan selama terus menerus.
Menurutnya, silaturahmi dan hubungan baik antara TNI Polri harus dijalin dari tingkat pejabat dan prajurit.
"Ini yang benar-benar saya idamkan kita idamkan semua. Pertemuan seperti ini harus kita lakukan setiap ada kesempatan artinya Kapolri ada kesempatan, saya ada kesempatan," ujar Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan kepada jajarannya mulai mendekati jajatan TNI di semua tingkatan. Pihaknya pun akan melakukan konferensi video bersama jajaran TNI Polri.
"Kita kumpulkan seluruh kepala kesatuan kewilayahan, komandan wilayah sehingga mereka paham apa yang dikehendaki oleh Panglima TNI dan pimpinan Polri," tambah dia.
Menurut Tito, kekompakan TNI - Polri harus terjaga karena akan bersama-sama menghadapi tantangan besar. Di antaranya adalah pengamanan natal, Pilkada 2018 dan juga Pemilu 2019.
"Mungkin ada arus mudik, arus balik kemudian ada potensi kenaikan bahan pangan, setelah itu ancaman teror dll. Ada isu tadi mengenai Yerusalem yang merupakan persoalan dunia," pungkas dia.