Erric Permana
04 Juli 2018•Update: 04 Juli 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim meminta kepada semua negara di dunia untuk tidak terlibat dalam perang dagang.
“Sekarang kita semua khawatir tentang kemungkinan perang dagang,” ujar Jim Yong Kim saat meninjau pos pelayanan terpadu (posyandu) di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu.
Menurut dia, tidak ada pihak yang nantinya akan menang jika terjadi perang dagang. Sebab, lanjut dia, perdagangan merupakan elemen penting bagi sebuah negara untuk bertumbuh lebih cepat.
Meski demikian, dia mengimbau supaya Indonesia selalu menyiapkan diri jika terjadi perang dagang. “Kami berharap yang terbaik,” ujar dia.
Pada kesempatan yang sama, Jim Yong Kim juga memuji kondisi perekonomian Indonesia.
Menurut dia, saat ini perekonomian Indonesia dalam kondisi sangat baik. Salah satunya terlihat dari rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia yang sangat rendah dibadingkan negara berkembang lainya.
“Ada manajemen yang sangat kuat dalam anggaran publik,” tambah Kim.
Hari ini, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim di Istana Bogor, Jawa Barat. Presiden sempat membahas permasalahan stunting atau gagal tumbuh pada anak saat melakukan pertemuan itu. Kedatangan Jim Yong Kim juga untuk membicarakan persiapan event IFM-World Bank yang rencananya digelar di Bali pada akhir tahun nanti.
Setelah berdiskusi di Istana Bogor, Presiden Joko Widodo mengajak Jim Yong Kim untuk meninjau posyandu dan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.