Muhammad Nazarudin Latief
25 April 2018•Update: 25 April 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Sumur pengeboran minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar, Rabu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 10 orang tewas, 40 orang luka berat dan lima unit rumah terbakar akibat kejadian tersebut.
"Hingga kini api belum bisa dipadamkan," ujar Kepala BPBD Aceh Timur Syahrizal Fauzi, Selasa.
Kronologi yang diperoleh dari BPBD Aceh Timur menyebutkan kejadian dimulai sekitar pukul 00.00 WIB saat sumur sedalam 250 meter di Jalan Pendidikan Dusun Kamar Dingin Ds. Pasir Putih mengalami kelebihan produksi hasil minyak mentah.
Warga kemudian mengumpukan minyak di sekitar sumur bor tersebut ke dalam drum.
Pada 01.30 WIB tiba-tiba muncul percikan api di sekitar lokasi sumur bor tersebut, yang langsung menyambar lokasi pengeboran dan penampungan minyak.
Semburan api yang besar mengakibatkan puluhan orang di sekitar lokasi terbakar dan tidak sempat menyelamatkan diri.
"Ada pengungsian, tapi jumlah dan identitasnya masih didata," ujar Camat Peureulak Syaiful tentang nasib masyarakat sekitar.
BPBD setempat bersama dengan Pertamina saat ini masih berusaha memadamkan kobaran api.