Maria Elisa Hospita
25 Juli 2018•Update: 25 Juli 2018
Merve Aydogan
ANKARA
Turki pada Rabu mengecam serangan bom bunuh diri di luar pos pemungutan suara di barat daya Pakistan.
Lebih dari 100 juta pemilih terdaftar di seluruh Pakistan berpartisipasi dalam pemilihan umum negara itu.
Lewat sebuah pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, "Kami turut berbelasungkawa atas serangan teror hari ini [Rabu] di Quetta, provinsi Balochistan, Pakistan, yang telah memakan banyak korban jiwa dan menyebabkan banyak orang terluka,"
Kementerian lebih lanjut mengatakan, "Serangan ini ditujukan ke warga sipil tak berdosa yang sedang menuju bilik-bilik pemungutan suara untuk mengikuti pemilu,"
"Kami mengutuk serangan keji ini dan berharap rahmat Allah senantiasa menyertai korban jiwa, dan pemulihan segera bagi mereka yang terluka. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan saudara-saudara kami di Pakistan," tambah kementerian.
Menurut Pakistan Express News, sedikitnya 32 orang tewas dan 30 lainnya luka-luka akibat ledakan di sebuah pos pemungutan suara, di pinggiran timur Quetta.