Maria Elisa Hospita
19 Desember 2019•Update: 19 Desember 2019
Sierra Juarez, Gozde Bayar
MEXICO CITY, Meksiko
Jaksa penuntut Bolivia mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Bolivia Evo Morales atas tuduhan penghasutan dan terorisme.
Akhir pekan lalu, presiden interim Jeanine Anez memperingatkan bahwa para pemimpin telah mengajukan tuntutan terhadap Morales.
Saat ini Morales berada di pengasingan politik di Argentina.
"Pendukung kudeta Anez memerintahkan penangkapan saya dengan tuduhan terorisme dan hasutan, padahal merekalah yang melakukan penghasutan, terorisme, dan genosida," cuit mantan presiden itu yang bertekad akan terus berjuang untuk Bolivia yang bebas dan berdaulat.
"Setelah revolusi 14 tahun, yang saya terima dari pemerintah de facto adalah surat perintah penangkapan yang tidak adil, tidak konstitusional, dan ilegal," kata dia lagi.
Morales mengundurkan diri bulan lalu di tengah aksi protes yang mengklaim bahwa kemenangannya dalam pemilihan presiden diwarnai kecurangan.
Dia dan para pendukungnya menyebut transisi kekuasaan itu sebagai "kudeta".
Setelah Morales mundur, Anez, politikus sayap kanan, menggantikannya sebagai presiden sementara.