Hayati Nupus
13 Juli 2019•Update: 15 Juli 2019
Bayram Altug
GENEVA
PBB mengecam rezim Bashar al-Assad di Suriah karena menggunakan senjata terlarang di permukiman sipil dan menjadikan kelaparan sebagai alat perang.
PBB “sangat mengecam penggunaan amunisi terlarang oleh pemerintah, penggunaan senjata berat secara sembarangan di daerah-daerah berpenduduk, bom barel, pemboman udara, senjata pembakar, rudal balistik dan penggunaan kelaparan serta pengepungan yang ditujukan terhadap populasi warga sipil sebagai metode perang,” kata PBB lewat naskah yang disetujui Jenewa pada Jumat.
September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun rezim Suriah terus melanggar ketentuan gencatan senjata, meluncurkan serangan di dalam zona de-eskalasi.
Suriah baru saja keluar dari konflik yang menghancurkan sejak 2011, ketika ezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan tingkat keganasan tak terduga.
*ditulis oleh Ali Murat Alhas